Minggu, 21 September 2014

Lisensi Windows Server 2008 & 2012 pada virtual environment

Beberapa waktu belum lama sebelum artikel ini ditulis, ada diskusi di group WhatsApp VMUG Indonesia, yaitu mengenai skema lisensi microsoft windows server pada virtual environment, yaitu dimana sistem operasi windows diinstall pada virtual machine. Diskusi tersebut menjadi inspirasi ditulisnya artikel ini.

Di era virtualisasi saat ini, skema lisensi sistem operasi (dalam hal ini yang dibahas adalah lisensi Microsoft Windows Server) pada infrastruktur IT perlu penyesuaian dibanding skema lisensi yang lama. Oleh karena itu Microsoft membuat skema lisensi khusus untuk virtual environment, terlepas dari vendor virtualisasi yang digunakan (Hyper-V, VMware, RHEV, Oracle VM, dll). Dan ini perlu diketahui dan diperhatikan oleh para pengguna system virtualisasi jika ingin menggunakan sistem operasi Windows server.

Artikel ini terbatas hanya membahas skema lisensi untuk windows server 2008 dan windows server 2012 dengan asumsi bahwa dua sistem operasi itulah yang paling banyak digunakan untuk windows-based production servers.


1. Lisensi Windows Server 2008 pada virtual environment

Lisensi Windows Server 2008 terdiri dari 4 pilihan, yaitu:
  • Windows Server 2008 Standard (1 VM per Host)
  • Windows Server 2008 Enterprise (4 VM per Host)
  • Windows Server 2008 Datacenter (Unlimited VM per Host)
  • Windows Server 2008 Itanium Based Systems
Semua skema lisensinya itu adalah dihitung per OS (Operating System) yang running tanpa dibatasi jumlah processor, kecuali yang Windows Server 2008 Datacenter dan Itanium, lisensinya dibatasi/dihitung per processor yaitu per single processor, jadi jika sebuah server fisik memiliki 2 processor maka memerlukan 2 lisensi jika ingin menggunakan lisensi Datacenter (yg jumlah VM per Host tidak terbatas / unlimited)

tabel jumlah VM per Host untuk setiap satu lisensi adalah sebagai berikut:

Inline image 2




2. Lisensi Windows Server 2012 pada virtual environment 

Berbeda dengan Windows Server 2008 yang skema lisensinya per single processor, lisensi Windows Server 2012 dihitung dengan 2-physical processors per lisensi untuk satu server fisik, jadi setiap server fisik yang memiliki 2 processor maka cukup membutuhkan 1 lisensi windows server 2012 (berlaku juga bagi server yg hanya memiliki 1 processor). Jika server memiliki 4 processor maka membutuhkan 2 lisensi, dan begitu seterusnya setiap kelipatan 2 maka membutuhkan tambahan 1 lisensi.

Lisensi Windows Server 2012 terdiri dari 2 pilihan, yaitu:
  • Windows Server 2012 Standard
  • Windows Server 2012 Datacenter
kedua lisensi itu memiliki fitur yang sama, perbedaannya adalah jumlah VM per Host pada deployment di virtual environment.

- Windows Server 2012 Standard dibatasi per lisensi maksimal 2 VM dalam satu Host.
- Windows Server 2012 Datacenter tidak dibatasi jumlah VM per Host, sehingga jumlah VM per Host adalah unlimited.



Demikian informasi yang bisa disharing mengenai skema lisensi windows server 2008 & 2012 pada virtual environment, semoga bermanfaat dan harap dikoreksi jika ada informasi yang keliru pada artikel ini.

Title: Lisensi Windows Server 2008 & 2012 pada virtual environment; Written by Naufal Assagaf; Rating: 5 dari 5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar