Minggu, 21 Desember 2014

vSphere Virtual Infrastructur Hardware Sizing


Hardware Sizing (HS) atau bisa kita sebut juga perhitungan / kalkulasi untuk menentukan kebutuhan Hardware Server untuk membangun insfrastruktur datacenter kita.

Hardware Sizing ini biasanya dilakukan oleh Datacenter Designer, Hardware Sizing ini sangat penting karna dengan HS kita dapat menentukan kebutuhan hardware yang tepat untuk memenuhi semua kebutuhan pada insfrastruktur datacenter yang akan kita bangun, baik itu untuk performa, insfrastruk growth (pengembangan insfrasturktur) dan lainnya.

Sebagai contoh kita akan membangun suatu datacenter dengan jumlah 50 sistem, maka dengan HS ini kita bisa menghitung berapa kebutuhan yang diperlukan untuk setiap sistem dan berapa kebutuhan yang diperlukan untuk semua sistem yang ada agar tidak terjadi kekurangan resource seperti CPU, RAM, STORAGE, NETWORK dan lainnya.

Tutorial Hardware Sizing (HS) ini lebih menekankan kepada virtual insfratruktur dengan VMWare vSphere, HS ini memang tidak terlalu lengkap dan hanya mencakup beberapa bagian seperti CPU dan RAM, tentunya masih perlu banyak perbaikan dan pengembangan untuk menjadi lebih lengkap, tapi setidaknya HS ini bisa membantu kita dalam HS untuk VMWare vSphere Virtual Insfrastruktur.

Berapa banyak Server yang kita butuhkan untuk memenuhi kebutuhan suatu virtual insfrastruktur, growth dan availability?

Ingin tahu cara menghitungnya dan contoh kasusnya? silahkan baca selengkapnya pada sumber tulisan artikel ini yaitu di http://blog.linuxcoding.org/artikel/vsphere-virtual-insfrastruktur-hardware-sizing/#more-960
Read more ...

Bagaimana menjadi seorang VMware vExpert?


Setiap tahun, VMware menyelenggarakan Program seleksi dan pemberian penghargaan berupa “VMware vExpert” bagi orang-orang yang telah membuat beberapa kontribusi yang sangat penting untuk masyarakat VMWare. Mereka ini adalah para blogger, penulis buku, Leader VMUG, speaker / pembicara, pembuat tool, tokoh masyarakat dan penggemar umum. Mereka bekerja sebagai admin IT dan arsitek bagi pelanggan VMware, mereka bertindak sebagai penasihat terpercaya dan pelaksana untuk mitra VMWare atau sebagai konsultan independen, dan beberapa pekerjaan untuk VMware sendiri. Semua dari mereka ini memiliki semangat dan antusiasme untuk teknologi serta menerapkan teknologi untuk memecahkan masalah. Mereka telah memberikan kontribusi bagi keberhasilan kita semua dengan berbagi pengetahuan dan keahlian mereka selama hari-hari mereka, malam, dan akhir pekan. Mereka adalah kelompok yang paling menarik dan paling berbakat dalam dunia IT.


Jadi “VMware vExpert” adalah penghargaan yang diberikan oleh VMware kepada siapa saja yang memenuhi kriteria diatas dan penghargaan ini diluar sertifikasi keahlian yang diperoleh dari exam VMWare. Dan penghargaan ini diberikan karena jasa person yang terpilih tersebut dan merupakan penghargaan yang tidak dapat dibeli serta tidak dapat dijual.

ada 3 jalur untuk menjadi VMWare vExpert :

1. Evangelist Path :
Evangelist Path meliputi penulis buku, blogger, pembuat tool, pembicara publik, VMTN kontributor dan profesional IT lainnya yang berbagi pengetahuan dan semangat mereka dengan orang lain dengan leverage platform publik milik pribadi untuk menjangkau banyak orang. Karyawan VMware juga dapat menerapkan melalui Evangelist Path. Sebuah referensi karyawan VMware dianjurkan jika aktivitas Anda tidak semua di depan umum atau yang dalam bahasa lain selain bahasa Inggris.

2. Customer Path :
Customer Path adalah bagi para leaders dari organisasi customer VMware. Mereka telah menjadi juara pada internal organisasi mereka atau bekerja sama dengan VMware untuk membangun kisah sukses, bertindak sebagai referensi pelanggan, memberikan wawancara dengan publik, berbicara di konferensi atau yang menjadi leaders VMUG. Sebuah referensi dari karyawan VMware dianjurkan jika aktivitas Anda tidak semua di depan umum.

3. VPN Path (VMware Partner Network) :
VPN Path untuk karyawan perusahaan mitra VMware yang memimpin dengan semangat dan teladan, yang berkomitmen untuk terus belajar melalui akreditasi dan sertifikasi dan untuk membuat pengetahuan teknis dan keahlian yang tersedia bagi banyak orang. Hal ini dapat mengambil bentuk partisipasi acara, video, generasi IP, serta ceramah umum. Sebuah referensi karyawan VMware diperlukan untuk kandidat VPN Path.
Tips & Trik dari saya pribadi adalah sebagai berikut :

1. Kalau kita tidak punya teori atau konsep, susah untuk berlatih. Kita kalau kurang berlatih, susah untuk bisa mahir atau expert atau lebih berpengalaman. Kalau kita kurang expert atau kurang pengalaman, susah untuk mendapatkan kepercayaan dalam membangun Sistem yang high end tersebut.

2. Semuanya berangkat dari bawah… Dari nol… Dari kecil… Karena ini semua yang akan menjadi pondasi sesuatu yang besar. So… apa yang harus kita lakukan??? Kalau kita sudah memulainya dengan latihan setiap hari… Lalu lanjutkan dengan bentuk artikel… Nah… Artikel tersebut selain menjadi dokumentasi pribadi juga merupakan eksistensi kita sekaligus kontribusi kita untuk masyarakat luas. Selanjutnya mereka yang membaca bisa menilai kita bahkan memberi kepercayaan kepada kita…

3. Jangan lupa bahwa pembaca blog kecil kita diantaranya adalah orang-orang IT Level Midle Manajemen. Penyajian artikel yang bagus, rapi, terstruktur, sistematis dan mudah dipahami akan memberikan kredit point tentang personality kita. Bahasa atau cara ngomong kita di FaceBook, juga menjadi penilaian tersendiri… Makanya… Saya yakin teman-teman sangat menjaga etika & kesopanan walaupun dalam hal kecil, ngobrol atau update status di FB…

4. Memulai dengan artikel? Promosi / publikasi artikel?
Yup… Saya sering koq tanyakan ke customer besar yang saya handle project-nya. Dapat kontak atau ID saya dari mana pak? Dengan enteng mereka menjawab : “Dari Google. Dari Blog-nya Pak Nathan, Thinkxfree”. Publikasi artikel Narsis itu bukan sekedar nampang doang, tapi bagian dari pencitraan. So… Tetap semangat… Spirit saya : “Apa yang kita lakukan ( latihan, riset, explorasi, oprex ), apa yang kita sharing ( status positif, artikel, dll ), ITU TIDAK AKAN PERNAH SIA-SIA”.

 5. Selain sharing artikel sebanyak mungkin, beberapa aktifitas kita yang menunjang kredit point sebagai kandidat vExpert adalah :
  • Membuat video tutorial tentang VMWare dan diupload ke Youtube.
  • Membuat Workshop atau Training VMWare.
  • Membuat event seminar atau sebagai pembicara dalam seminar tentang Virtualisasi VMWare.
  • Membuat event bertemakan Virtualisasi VMWare.
  • Membuat Makalah atau Paper atau Skripsi atau Thesis dengan tema / materi Teknologi VMWare.
  • Implementasi Project Virtualisasi Server.
  • Menerima Sertifikasi atau Akreditasi dari VMWare atau Partner Virtualisasi lainnya.
  • Mengikuti program berupa pengujian atau testing fungsionality aplikasi yang diadakan oleh VMWare.
Diringkas dari sumber tulisannya disini:
http://nathangustiryan.wordpress.com/2014/11/15/how-to-become-a-vmware-vexpert-bagaimana-menjadi-seorang-vmware-vexpert/


NB:
sampai saat ini di indonesia ada 6 orang VMware vExpert, mereka adalah:
Nathan Gusti Ryan (Penulis artikel ini)
Naufal Assagaf (admin blog ini)

Read more ...
Senin, 24 November 2014

VSSID 2014, Tonggak awal existensi VMUG-ID

Pada tanggal 18 November 2014, VMware Indonesia telah sukses mengadakan hajatan besar yang bergengsi bertempat di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Selatan, yaitu acara VMware Solutions Symposium Indonesia 2014 atau disingkat dengan VSSID 2014. Acara VMware Solutions Symposium adalah event VMware yang diadakan setiap tahun di beberapa negara, termasuk di Indonesia.

Pada acara tersebut ikut berpartisipasi beberapa vendor produsen product IT khususnya product yang terkait dengan teknologi virtualisasi yang merupakan teknologi yang di usung oleh VMware, bentuk partisipasi itu dengan adanya booth-booth di acara tersebut yang memberikan informasi mengenai product yang ditawarkan.
Tapi bukan hanya vendor produsen product IT yang berpartisipasi pada acara VSSID 2014, konunitas VMUG-ID (VMware User Group Indonesia) pun tidak ketinggalan ikut berpartisipasi di event bergengsi itu, dengan adanya booth VMUG-ID yang posisinya berada di deretan booth Platinum Partner. Adapun yang melayani pengunjung booth VMUG-ID adalah para pengurus VMUG-ID beserta para vExpert Indonesia yang semuanya adalah praktisi VMware, mereka adalah : 
Dengan kompak berseragam VMUG warna biru muda, mereka melayani pengunjung booth yang ingin mendaftar sebagai anggota VMUG-ID dan menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang VMUG-ID maupun tentang pengalaman terkait dengan teknologi VMware. Setiap pengunjung yang melakukan pendaftaran online di booth VMUG-ID mendapatkan souvernir berupa pin-up berlogo VMUG.


Partisipasi VMUG-ID kali ini pada acara VSSID 2014 menjadi tonggak awal existensi VMUG-ID sebagai komunitas IT yang manfaat keberadaannya cukup significant bagi para anggotanya maupun bagi VMware Indonesia serta perusahaan VMware Partner maupun End-User. 
Sebenarnya pada VSSID 2013 setahun yang lalu VMUG-ID sudah exist, tapi belum berpartisipasi secara kongkrit seperti pada VSSID 2014. Tahun lalu (2013) justru merupakan cikal bakal dari apa yang diraih pada tahun ini (2014), dan alhamdulillah apa yang dicita-citakan pada VSSID 2013 dapat tercapai di VSSID 2014. 

Apa yang telah dicapai VMUG-ID sampai saat ini tidak terlepas dari partisipasi dan kontribusi semua pihak terkait, mulai dari VMware Indonesia yang telah banyak memberikan bantuan fasilitas untuk VMUG-ID (termasuk booth dan seragam untuk acara VSSID 2014), dan juga partisipasi dan kontribusi para anggota komunitas VMUG-ID, baik yang dari perusahaan VMware Partner maupun yang End-User. Untuk itu, melalui tulisan ini segenap pengurus VMUG-ID mengucapakan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada semua pihak yang telah membantu VMUG-ID dalam hal apapun sehingga VMUG-ID bisa tetap exist sampai saat ini. Semoga existensi komunitas ini bisa berlanjut dan berkembang serta memberikan manfaat yang besar bagi semua pihak.


Read more ...
Minggu, 28 September 2014

vCendol 25 September 2014 - @KokiCafe Plaza Semanggi

Setelah vCendol sebelumnya yang diadakan pada tanggal 6 Juni 2014 di XXI Plaza Indonesia, maka pada kesempatan kali ini pada hari kamis tanggal 25 September 2014 kita adakan vCendol lagi di Koki Cafe, Plaza Semanggi lt.3A.

Peserta yang hadir pertama yang tiba di lokasi sejak sore adalah Faisal, Catherine, Frederic, Nia. Kemudian berikutnya yang hadir sehabis maghrib adalah Wawa, Naufal (penulis), Adri, kemudian di susul oleh Iip dan Wahyu, lalu Oki, dan yang datang terakhir adalah Yugi dan Agung.

Topik utama yang didiskusikan pada vCendol kali ini adalah mengenai informasi akan diadakannya event VSS (VMware Solutions Symposium) Indonesia 2014 pada tanggal 18 November 2014 di GrandBall room Hotel Mulia Senayan, Jakarta Selatan. Tapi bukan cuma informasi tentang event itu yang dibahas, ada kabar baik dari informasi tersebut, yaitu pada event itu VMware Indonesia menyediakan booth khusus untuk VMUG-ID.

Informasi ini tentu merupakan kabar gembira bagi VMUG-ID, karena berarti eksistensi VMUG-ID diakui secara resmi pada event bergengsi sebesar itu. Yang perlu ditetukan selanjutnya adalah pembagian tugas dari para aktifis VMUG-ID yang akan standby di booth VMUG-ID itu dan melayani para pengunjung yang mampir ke booth itu. Topik ini akan dibahas dan didiskusikan lebih lanjut, baik melalui groupd diskusi WhatsApp maupun dengan mengadakan vCendol lagi sebelum hari H.

vCendol berlanjut sampai cukup malam, yang lebih dulu pamit adalah Frederic dan Nia, kemudian Catherine. Dan pada sekitar jam 9 lewat atau setengah sepuluh, kita semua membubarkan diri. 

Berikut ini beberapa hasil dokumentasi vCendol kali ini.





Read more ...
Minggu, 21 September 2014

Lisensi Windows Server 2008 & 2012 pada virtual environment

Beberapa waktu belum lama sebelum artikel ini ditulis, ada diskusi di group WhatsApp VMUG Indonesia, yaitu mengenai skema lisensi microsoft windows server pada virtual environment, yaitu dimana sistem operasi windows diinstall pada virtual machine. Diskusi tersebut menjadi inspirasi ditulisnya artikel ini.

Di era virtualisasi saat ini, skema lisensi sistem operasi (dalam hal ini yang dibahas adalah lisensi Microsoft Windows Server) pada infrastruktur IT perlu penyesuaian dibanding skema lisensi yang lama. Oleh karena itu Microsoft membuat skema lisensi khusus untuk virtual environment, terlepas dari vendor virtualisasi yang digunakan (Hyper-V, VMware, RHEV, Oracle VM, dll). Dan ini perlu diketahui dan diperhatikan oleh para pengguna system virtualisasi jika ingin menggunakan sistem operasi Windows server.

Artikel ini terbatas hanya membahas skema lisensi untuk windows server 2008 dan windows server 2012 dengan asumsi bahwa dua sistem operasi itulah yang paling banyak digunakan untuk windows-based production servers.


1. Lisensi Windows Server 2008 pada virtual environment

Lisensi Windows Server 2008 terdiri dari 4 pilihan, yaitu:
  • Windows Server 2008 Standard (1 VM per Host)
  • Windows Server 2008 Enterprise (4 VM per Host)
  • Windows Server 2008 Datacenter (Unlimited VM per Host)
  • Windows Server 2008 Itanium Based Systems
Semua skema lisensinya itu adalah dihitung per OS (Operating System) yang running tanpa dibatasi jumlah processor, kecuali yang Windows Server 2008 Datacenter dan Itanium, lisensinya dibatasi/dihitung per processor yaitu per single processor, jadi jika sebuah server fisik memiliki 2 processor maka memerlukan 2 lisensi jika ingin menggunakan lisensi Datacenter (yg jumlah VM per Host tidak terbatas / unlimited)

tabel jumlah VM per Host untuk setiap satu lisensi adalah sebagai berikut:

Inline image 2




2. Lisensi Windows Server 2012 pada virtual environment 

Berbeda dengan Windows Server 2008 yang skema lisensinya per single processor, lisensi Windows Server 2012 dihitung dengan 2-physical processors per lisensi untuk satu server fisik, jadi setiap server fisik yang memiliki 2 processor maka cukup membutuhkan 1 lisensi windows server 2012 (berlaku juga bagi server yg hanya memiliki 1 processor). Jika server memiliki 4 processor maka membutuhkan 2 lisensi, dan begitu seterusnya setiap kelipatan 2 maka membutuhkan tambahan 1 lisensi.

Lisensi Windows Server 2012 terdiri dari 2 pilihan, yaitu:
  • Windows Server 2012 Standard
  • Windows Server 2012 Datacenter
kedua lisensi itu memiliki fitur yang sama, perbedaannya adalah jumlah VM per Host pada deployment di virtual environment.

- Windows Server 2012 Standard dibatasi per lisensi maksimal 2 VM dalam satu Host.
- Windows Server 2012 Datacenter tidak dibatasi jumlah VM per Host, sehingga jumlah VM per Host adalah unlimited.



Demikian informasi yang bisa disharing mengenai skema lisensi windows server 2008 & 2012 pada virtual environment, semoga bermanfaat dan harap dikoreksi jika ada informasi yang keliru pada artikel ini.

Read more ...
Selasa, 09 September 2014

VMware EVO: RAIL, Hyper-Converged Infrastructure Appliance solution

VMware EVO: RAIL adalah product baru dari VMware berupa Hyper-Converged Infrastructure Appliance sebagai bundling solution untuk Software Define Data Center, yaitu sebuah hardware appliance yang sudah dibundling dengan product software-software berikut ini dari VMware :
  • vSphere Enterprise plus
  • vCenter Server Virtual Appliance
  • VSAN
  • vCenter Log Insight

Adapun untuk hardwarenya, VMware bekerjasama dengan beberapa vendor produsen hardware yang disebut sebagai qualified EVO:RAIL partners yang diumumkan pada VMword 2014 yaitu : Dell, EMC, Fujitsu, Inspur, Net One Systems and SuperMicro. Semuanya software dan hardware pada product EVO: RAIL disertai support dan maintenance selama 3 tahun dari VMware sebagai satu SKU.

Setiap hardware appliance dari semua vendor tersebut sudah distandarisasi memiliki spesifikasi pada masing-masing node dalam EVO RAIL appliance adalah sebagai berikut:

  • Two Intel E5-2620 v2 six-core CPUs
  • 192GB of memory
  • One SLC SATADOM or SAS HDD as the ESXi™ boot device
  • Three SAS 10K RPM 1.2TB HDD for the VMware Virtual SAN™ datastore
  • One 400GB MLC enterprise-grade SSD for read/write cache
  • One Virtual SAN-certified pass-through disk controller
  • Two 10GbE NIC ports (configured for either 10GBase-T or SFP+ connections)
  • One 1GbE IPMI port for remote (out-of-band) management



Dengan VMware EVO RAIL kita dapat membangun suatu infrastruktur virtual berisi 4 node sebagai 4 host untuk ESXi hanya dengan sebuah box hardware berukuran 2U dengan estimasi waktu untuk konfigurasi awal hanya dalam waktu kurang lebih 15 menit, hal itu karena kemudahan dan kesederhanaan proses instalasi dan konfigurasi yang ada pada EVO: RAIL engine, sehingga untuk membangun sebuah infrastruktur untuk virtualisasi dengan 4 host ESXi beserta vCenter dan storage menggunakan VSAN maka user hanya cukup menghidupkan hardwarenya kemudian langsung melakukan konfigurasi dengan mengikuti wizardnya EVO: RAIL engine dan mengisi parameter yang ada pada wizard tersebut (hostname, password, IP range, subnetmask, gateway, VM network, dan lain-lain), sebagaimana dapat dilihat pada video demo berikut ini:


Sebagaimana dilihat pada video demo di atas, bagi yang terbiasa menggunakan vCenter mungkin merasakan bahwa dashboard EVO: RAIL engine terasa relatif lebih sederhana dan user-friendly dibanding vSphere Web client. Meskipun demikian, user tetap bisa menggunakan vSphere Web client untuk mengkonfigurasi lebih detail tentang fitur-fitur di vCenter, karena dashboard EVO: RAIL hanyalah penyederhanaan dari sebagian saja fungsi yang ada pada vCenter.

Tapi tentunya infrastruktur virtual environment yang dapat dibangun dengan EVO: RAIL tidak terbatas hanya empat host saja, karena EVO: RAIL adalah scalable building block, sehingga beberapa appliance EVO: RAIL engine dapat digabung dalam membangun infrastruktur virtual yang lebih besar dengan jumlah host kelipatan 4 setiap satu EVO: RAIL hardware appliance.

Untuk sumber informasi resmi mengenai EVO: RAIL, dapat dilihat pada beberapa link referensi berikut ini:

VMware EVO: RAIL overview
http://www.vmware.com/products/evorail/

VMware EVO: RAIL features
http://www.vmware.com/products/evorail/features.html

VMware EVO: RAIL Datasheet PDF
http://www.vmware.com/files/pdf/products/evo-rail/vmware-evo-rail-datasheet.pdf

Introduction to VMware EVO: RAIL White Paper PDF
http://www.vmware.com/files/pdf/products/evo-rail/vmware-evo-rail-introduction.pdf

VMware EVO: RAIL User guide PDF
http://www.vmware.com/files/pdf/products/evo-rail/vmware-evo-rail-configuration-management-guide.pdf





Read more ...
Selasa, 05 Agustus 2014

Mengatasi Script Error : Expected')' saat instalasi VMware Workstation 10

oleh: Budi Gunawan

Pada tulisan ini saya membahas tentang cara mengatasi masalah Script Error pada saat instalasi Vmware Workstation 10. Mungkin saat menginstall VMware Workstation 10 pernah mengalami seperti gambar di bawah ini ?

    







Hal ini terjadi karena saat VMware Workstation 10 mengekstrak ke folder “C:/Users/Budi_Gun'z/AppData/Local/Temp/vmware_1394788831/index.htmlang=1033&locale=1033“ dan mulai membaca script, tapi gagal saat membaca script tersebut karena gagal mengenali directory tempat dimana VMware Workstation 10 di ekstrak.
Untuk masalah seperti ini anda dapat mengatasinya dengan cara mengganti “PATH” untuk sementara waktu, caranya adalah sebagai berikut :
1. Start → Di kotak Search programs and files ketik “View advanced system settings” & pilih iconnya yang terletak diatas.
2. Pilih menu “Environment Variables” atau dengan menekan tombol “N”.
3.    Sebelumnya backup dahulu lokasi “TEMP” & “TMP” di notepad.
4. Edit “TEMP” & “TMP” yang berada pada dialog “User Variables” dengan cara klik 2x.
5. Menjadi Seperti gambar di bawah ini.
6. Klik OK pada “Environment Variables”  & “System Properties”.
7. Untuk mendapatkan efeknya restart PC anda dan jalankan installer VMware 10 seperti biasa dan masalah Script Error harusnya tidak muncul kembali.
8. Setelah anda selesai menginstall VMware 10 kembalikan value yang ada di “Environment Variables” seperti backup yang berada di notepad & restart kembali PC anda.

Selesai, semoga bermanfaat :-)
Read more ...