Tampilkan postingan dengan label Naufal Assagaf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Naufal Assagaf. Tampilkan semua postingan
Selasa, 24 Maret 2015

Panduan Nama Baru Product VMware

VMware memiliki banyak product, dan sering kali pada periode waktu tertentu VMware mengganti nama productnya dengan nama baru dengan alasan tertentu. Pada akhir tahun 2014 (Q3-Q4 2014) VMware mengganti beberapa nama productnya dengan nama baru sedangkan fungsi dan fitur productnya tetap sama seperti sebelumnya.

Berikut ini tabel panduan dari VMware mengenai informasi nama-nama productnya yang diganti.


Read more ...
Minggu, 08 Februari 2015

Referensi untuk mengenal VMware vSphere 6

Sejak tahun 2014 lalu VMware sudah menginformasikan akan dirilisnya VMware vSphere versi 6, tapi tahun lalu belum resmi di rilis, hanya memberikan versi Beta kepada para Beta Tester yang mendaftar dan terpilih sebagai Beta Tester untuk produk VMware vSphere 6 ini.

Sekarang pada bulan Februari 2015 VMware resmi merilis produk vSphere 6, tentunya dengan berbagai macam kelebihan dari versi yang sebelumnya. Bagaimana detailnya mengenai vSphere versi 6? apa saja kelebihan fitur-fiturnya dibandingkan versi sebelumnya? Untuk mendapatkan jawabannya berikut ini kumpulan beberapa dokumentasi resmi dari VMware dan juga beberapa artikel dari blog para vExpert yang telah menulis dan menginformasikan mengenai vSphere 6.


Artikel-artikel tulisan para vExpert:
  1. New Features in vSphere 6 - 
  2. The new features of vSphere 6 
  3. VMware vSphere 6.0: What’s New?
  4. vSphere 6.0 Platform New Features 
  5. vSphere 6.0 – New Configuration Maximums - article about the New Configuration maximums available with vSphere 6.0. It provides the Comparison table between the configuration maximums of vSphere 5.5 and vSphere 6.0.
  6. vCenter Server 6 New Features - 
  7. VMware vCenter Server 6 design - the step by step installation procedure for VMware vSphere 6.0
  8. How To: Install and Configure VMware vSphere Hypervisor 6.0 (ESXi 6.0) - How to download and install the configure the VMware vSphere Hypervisor 6.0 (ESXi 6.0)
  9. How To: Connect to the VMware vSphere Hypervisor 6.0 (ESXi 6.0) using the vShere Client (C# client) - How to install and connect to the VMware vSphere Hypervisor 6.0 (ESXi 6.0) using the vSphere Client (C# client), and ). includes basic configuration of creating your first datastore.
  10. How To: Deploy and Install the VMWARE vCenter Server Appliance 6.0 (VCSA 6.0) - How to download and install the VMWARE vCenter Server Appliance 6.0 (VCSA 6.0) from the OVF, and configure for deployment.
  11. vSphere 6: Upgrade Considerations - the various vSphere 6 upgrade scenarios and paths, points to consider before embarking on an upgrade program and the design decisions involved.
  12. vSphere 6.0 new features
  13. ESXi 6.0 Installation
  14. Installation ESXi 6.0, vCenter 6.0 & VCSA 6.0
  15. The easy way to vSphere 6 – Part 01a – Install vCenter 6 on Windows
  16. The easy way to vSphere 6 – Part 01b – Deploy the vCenter Appliance 6
  17. The easy way to vSphere 6 – Part 02 – Install vSphere Client 6 to connect ESXi Hosts
  18. The easy way to vSphere 6 – Part 03 – Install Update Manager 6
  19. The easy way to vSphere 6 – Part 04 – Install Update Manager Client 6
  20. The easy way to vSphere 6 – Part 05 – Update ESXi 5.x Hosts to version 6 via Update Manager 6
Read more ...

vExpert 2015


Pada tanggal 5 Februari 2015 blog resmi VMware mengumumkan nama-nama yang terpilih sebagai vExpert 2015, pengumuman resmi itu beserta daftar nama yang tercantum dapat dilihat dihalaman ini http://blogs.vmware.com/vmtn/2015/02/vexpert-2014-announcement-2.html
Diantara deretan nama-nama yang tercantum sebagai vExpert dari seluruh dunia, terdapat 3 nama yang merupakan praktisi VMware dari indonesia, mereka adalah :

3 nama diatas sebenarnya bukan pertama kali namanya masuk di dalam daftar nama vExpert, Bagi Nathan Gusti Ryan kali ini adalah ketiga kalinya dia tercatat sebagai vExpert, karena dia telah mendapatkan gelar vExpert pada tahun 2013 dan tahun 2014, sedangkan bagi Herwono dan Naufal kali ini adalah yang kedua kali karena mereka telah mendapatkan gelar vExpert pada tahun 2014.

Sekedar sedikit informasi bagi yang belum tahu mengenai vExpert, gelar ini bukanlah suatu gelar Expert sertifikasi teknis yang didapat dengan melewati ujian tertentu misalnya seperti VCDX (VMware Certified Design eXpert) atau CCIE (Cisco Certified Internetwork Expert) atau yang semacamnya. Sebagaimana dijelaskan pada halaman pengumuman nama-nama  vExpert yaitu:

a “vExpert” is not a technical certification or even a general measure of VMware expertise. The judges selected people who were particularly engaged with their community and who had developed a substantial personal platform of influence in those communities. There were a lot of very smart, very accomplished people, even VCDXs, that weren’t named as vExpert this year.

Jadi vExpert adalah award/penghargaan dari VMware kepada para praktisi dan penggiat VMware yang berkontribusi pada komunitasnya dengan kontribusi yang membangun dan bermanfaat bagi komunitas, para kandidat vExpert mencakup segala kalangan bahkan termasuk para pemegang sertifikat VCDX.

Read more ...
Minggu, 21 Desember 2014

Bagaimana menjadi seorang VMware vExpert?


Setiap tahun, VMware menyelenggarakan Program seleksi dan pemberian penghargaan berupa “VMware vExpert” bagi orang-orang yang telah membuat beberapa kontribusi yang sangat penting untuk masyarakat VMWare. Mereka ini adalah para blogger, penulis buku, Leader VMUG, speaker / pembicara, pembuat tool, tokoh masyarakat dan penggemar umum. Mereka bekerja sebagai admin IT dan arsitek bagi pelanggan VMware, mereka bertindak sebagai penasihat terpercaya dan pelaksana untuk mitra VMWare atau sebagai konsultan independen, dan beberapa pekerjaan untuk VMware sendiri. Semua dari mereka ini memiliki semangat dan antusiasme untuk teknologi serta menerapkan teknologi untuk memecahkan masalah. Mereka telah memberikan kontribusi bagi keberhasilan kita semua dengan berbagi pengetahuan dan keahlian mereka selama hari-hari mereka, malam, dan akhir pekan. Mereka adalah kelompok yang paling menarik dan paling berbakat dalam dunia IT.


Jadi “VMware vExpert” adalah penghargaan yang diberikan oleh VMware kepada siapa saja yang memenuhi kriteria diatas dan penghargaan ini diluar sertifikasi keahlian yang diperoleh dari exam VMWare. Dan penghargaan ini diberikan karena jasa person yang terpilih tersebut dan merupakan penghargaan yang tidak dapat dibeli serta tidak dapat dijual.

ada 3 jalur untuk menjadi VMWare vExpert :

1. Evangelist Path :
Evangelist Path meliputi penulis buku, blogger, pembuat tool, pembicara publik, VMTN kontributor dan profesional IT lainnya yang berbagi pengetahuan dan semangat mereka dengan orang lain dengan leverage platform publik milik pribadi untuk menjangkau banyak orang. Karyawan VMware juga dapat menerapkan melalui Evangelist Path. Sebuah referensi karyawan VMware dianjurkan jika aktivitas Anda tidak semua di depan umum atau yang dalam bahasa lain selain bahasa Inggris.

2. Customer Path :
Customer Path adalah bagi para leaders dari organisasi customer VMware. Mereka telah menjadi juara pada internal organisasi mereka atau bekerja sama dengan VMware untuk membangun kisah sukses, bertindak sebagai referensi pelanggan, memberikan wawancara dengan publik, berbicara di konferensi atau yang menjadi leaders VMUG. Sebuah referensi dari karyawan VMware dianjurkan jika aktivitas Anda tidak semua di depan umum.

3. VPN Path (VMware Partner Network) :
VPN Path untuk karyawan perusahaan mitra VMware yang memimpin dengan semangat dan teladan, yang berkomitmen untuk terus belajar melalui akreditasi dan sertifikasi dan untuk membuat pengetahuan teknis dan keahlian yang tersedia bagi banyak orang. Hal ini dapat mengambil bentuk partisipasi acara, video, generasi IP, serta ceramah umum. Sebuah referensi karyawan VMware diperlukan untuk kandidat VPN Path.
Tips & Trik dari saya pribadi adalah sebagai berikut :

1. Kalau kita tidak punya teori atau konsep, susah untuk berlatih. Kita kalau kurang berlatih, susah untuk bisa mahir atau expert atau lebih berpengalaman. Kalau kita kurang expert atau kurang pengalaman, susah untuk mendapatkan kepercayaan dalam membangun Sistem yang high end tersebut.

2. Semuanya berangkat dari bawah… Dari nol… Dari kecil… Karena ini semua yang akan menjadi pondasi sesuatu yang besar. So… apa yang harus kita lakukan??? Kalau kita sudah memulainya dengan latihan setiap hari… Lalu lanjutkan dengan bentuk artikel… Nah… Artikel tersebut selain menjadi dokumentasi pribadi juga merupakan eksistensi kita sekaligus kontribusi kita untuk masyarakat luas. Selanjutnya mereka yang membaca bisa menilai kita bahkan memberi kepercayaan kepada kita…

3. Jangan lupa bahwa pembaca blog kecil kita diantaranya adalah orang-orang IT Level Midle Manajemen. Penyajian artikel yang bagus, rapi, terstruktur, sistematis dan mudah dipahami akan memberikan kredit point tentang personality kita. Bahasa atau cara ngomong kita di FaceBook, juga menjadi penilaian tersendiri… Makanya… Saya yakin teman-teman sangat menjaga etika & kesopanan walaupun dalam hal kecil, ngobrol atau update status di FB…

4. Memulai dengan artikel? Promosi / publikasi artikel?
Yup… Saya sering koq tanyakan ke customer besar yang saya handle project-nya. Dapat kontak atau ID saya dari mana pak? Dengan enteng mereka menjawab : “Dari Google. Dari Blog-nya Pak Nathan, Thinkxfree”. Publikasi artikel Narsis itu bukan sekedar nampang doang, tapi bagian dari pencitraan. So… Tetap semangat… Spirit saya : “Apa yang kita lakukan ( latihan, riset, explorasi, oprex ), apa yang kita sharing ( status positif, artikel, dll ), ITU TIDAK AKAN PERNAH SIA-SIA”.

 5. Selain sharing artikel sebanyak mungkin, beberapa aktifitas kita yang menunjang kredit point sebagai kandidat vExpert adalah :
  • Membuat video tutorial tentang VMWare dan diupload ke Youtube.
  • Membuat Workshop atau Training VMWare.
  • Membuat event seminar atau sebagai pembicara dalam seminar tentang Virtualisasi VMWare.
  • Membuat event bertemakan Virtualisasi VMWare.
  • Membuat Makalah atau Paper atau Skripsi atau Thesis dengan tema / materi Teknologi VMWare.
  • Implementasi Project Virtualisasi Server.
  • Menerima Sertifikasi atau Akreditasi dari VMWare atau Partner Virtualisasi lainnya.
  • Mengikuti program berupa pengujian atau testing fungsionality aplikasi yang diadakan oleh VMWare.
Diringkas dari sumber tulisannya disini:
http://nathangustiryan.wordpress.com/2014/11/15/how-to-become-a-vmware-vexpert-bagaimana-menjadi-seorang-vmware-vexpert/


NB:
sampai saat ini di indonesia ada 6 orang VMware vExpert, mereka adalah:
Nathan Gusti Ryan (Penulis artikel ini)
Naufal Assagaf (admin blog ini)

Read more ...
Senin, 24 November 2014

VSSID 2014, Tonggak awal existensi VMUG-ID

Pada tanggal 18 November 2014, VMware Indonesia telah sukses mengadakan hajatan besar yang bergengsi bertempat di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Selatan, yaitu acara VMware Solutions Symposium Indonesia 2014 atau disingkat dengan VSSID 2014. Acara VMware Solutions Symposium adalah event VMware yang diadakan setiap tahun di beberapa negara, termasuk di Indonesia.

Pada acara tersebut ikut berpartisipasi beberapa vendor produsen product IT khususnya product yang terkait dengan teknologi virtualisasi yang merupakan teknologi yang di usung oleh VMware, bentuk partisipasi itu dengan adanya booth-booth di acara tersebut yang memberikan informasi mengenai product yang ditawarkan.
Tapi bukan hanya vendor produsen product IT yang berpartisipasi pada acara VSSID 2014, konunitas VMUG-ID (VMware User Group Indonesia) pun tidak ketinggalan ikut berpartisipasi di event bergengsi itu, dengan adanya booth VMUG-ID yang posisinya berada di deretan booth Platinum Partner. Adapun yang melayani pengunjung booth VMUG-ID adalah para pengurus VMUG-ID beserta para vExpert Indonesia yang semuanya adalah praktisi VMware, mereka adalah : 
Dengan kompak berseragam VMUG warna biru muda, mereka melayani pengunjung booth yang ingin mendaftar sebagai anggota VMUG-ID dan menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang VMUG-ID maupun tentang pengalaman terkait dengan teknologi VMware. Setiap pengunjung yang melakukan pendaftaran online di booth VMUG-ID mendapatkan souvernir berupa pin-up berlogo VMUG.


Partisipasi VMUG-ID kali ini pada acara VSSID 2014 menjadi tonggak awal existensi VMUG-ID sebagai komunitas IT yang manfaat keberadaannya cukup significant bagi para anggotanya maupun bagi VMware Indonesia serta perusahaan VMware Partner maupun End-User. 
Sebenarnya pada VSSID 2013 setahun yang lalu VMUG-ID sudah exist, tapi belum berpartisipasi secara kongkrit seperti pada VSSID 2014. Tahun lalu (2013) justru merupakan cikal bakal dari apa yang diraih pada tahun ini (2014), dan alhamdulillah apa yang dicita-citakan pada VSSID 2013 dapat tercapai di VSSID 2014. 

Apa yang telah dicapai VMUG-ID sampai saat ini tidak terlepas dari partisipasi dan kontribusi semua pihak terkait, mulai dari VMware Indonesia yang telah banyak memberikan bantuan fasilitas untuk VMUG-ID (termasuk booth dan seragam untuk acara VSSID 2014), dan juga partisipasi dan kontribusi para anggota komunitas VMUG-ID, baik yang dari perusahaan VMware Partner maupun yang End-User. Untuk itu, melalui tulisan ini segenap pengurus VMUG-ID mengucapakan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada semua pihak yang telah membantu VMUG-ID dalam hal apapun sehingga VMUG-ID bisa tetap exist sampai saat ini. Semoga existensi komunitas ini bisa berlanjut dan berkembang serta memberikan manfaat yang besar bagi semua pihak.


Read more ...
Minggu, 28 September 2014

vCendol 25 September 2014 - @KokiCafe Plaza Semanggi

Setelah vCendol sebelumnya yang diadakan pada tanggal 6 Juni 2014 di XXI Plaza Indonesia, maka pada kesempatan kali ini pada hari kamis tanggal 25 September 2014 kita adakan vCendol lagi di Koki Cafe, Plaza Semanggi lt.3A.

Peserta yang hadir pertama yang tiba di lokasi sejak sore adalah Faisal, Catherine, Frederic, Nia. Kemudian berikutnya yang hadir sehabis maghrib adalah Wawa, Naufal (penulis), Adri, kemudian di susul oleh Iip dan Wahyu, lalu Oki, dan yang datang terakhir adalah Yugi dan Agung.

Topik utama yang didiskusikan pada vCendol kali ini adalah mengenai informasi akan diadakannya event VSS (VMware Solutions Symposium) Indonesia 2014 pada tanggal 18 November 2014 di GrandBall room Hotel Mulia Senayan, Jakarta Selatan. Tapi bukan cuma informasi tentang event itu yang dibahas, ada kabar baik dari informasi tersebut, yaitu pada event itu VMware Indonesia menyediakan booth khusus untuk VMUG-ID.

Informasi ini tentu merupakan kabar gembira bagi VMUG-ID, karena berarti eksistensi VMUG-ID diakui secara resmi pada event bergengsi sebesar itu. Yang perlu ditetukan selanjutnya adalah pembagian tugas dari para aktifis VMUG-ID yang akan standby di booth VMUG-ID itu dan melayani para pengunjung yang mampir ke booth itu. Topik ini akan dibahas dan didiskusikan lebih lanjut, baik melalui groupd diskusi WhatsApp maupun dengan mengadakan vCendol lagi sebelum hari H.

vCendol berlanjut sampai cukup malam, yang lebih dulu pamit adalah Frederic dan Nia, kemudian Catherine. Dan pada sekitar jam 9 lewat atau setengah sepuluh, kita semua membubarkan diri. 

Berikut ini beberapa hasil dokumentasi vCendol kali ini.





Read more ...
Minggu, 21 September 2014

Lisensi Windows Server 2008 & 2012 pada virtual environment

Beberapa waktu belum lama sebelum artikel ini ditulis, ada diskusi di group WhatsApp VMUG Indonesia, yaitu mengenai skema lisensi microsoft windows server pada virtual environment, yaitu dimana sistem operasi windows diinstall pada virtual machine. Diskusi tersebut menjadi inspirasi ditulisnya artikel ini.

Di era virtualisasi saat ini, skema lisensi sistem operasi (dalam hal ini yang dibahas adalah lisensi Microsoft Windows Server) pada infrastruktur IT perlu penyesuaian dibanding skema lisensi yang lama. Oleh karena itu Microsoft membuat skema lisensi khusus untuk virtual environment, terlepas dari vendor virtualisasi yang digunakan (Hyper-V, VMware, RHEV, Oracle VM, dll). Dan ini perlu diketahui dan diperhatikan oleh para pengguna system virtualisasi jika ingin menggunakan sistem operasi Windows server.

Artikel ini terbatas hanya membahas skema lisensi untuk windows server 2008 dan windows server 2012 dengan asumsi bahwa dua sistem operasi itulah yang paling banyak digunakan untuk windows-based production servers.


1. Lisensi Windows Server 2008 pada virtual environment

Lisensi Windows Server 2008 terdiri dari 4 pilihan, yaitu:
  • Windows Server 2008 Standard (1 VM per Host)
  • Windows Server 2008 Enterprise (4 VM per Host)
  • Windows Server 2008 Datacenter (Unlimited VM per Host)
  • Windows Server 2008 Itanium Based Systems
Semua skema lisensinya itu adalah dihitung per OS (Operating System) yang running tanpa dibatasi jumlah processor, kecuali yang Windows Server 2008 Datacenter dan Itanium, lisensinya dibatasi/dihitung per processor yaitu per single processor, jadi jika sebuah server fisik memiliki 2 processor maka memerlukan 2 lisensi jika ingin menggunakan lisensi Datacenter (yg jumlah VM per Host tidak terbatas / unlimited)

tabel jumlah VM per Host untuk setiap satu lisensi adalah sebagai berikut:

Inline image 2




2. Lisensi Windows Server 2012 pada virtual environment 

Berbeda dengan Windows Server 2008 yang skema lisensinya per single processor, lisensi Windows Server 2012 dihitung dengan 2-physical processors per lisensi untuk satu server fisik, jadi setiap server fisik yang memiliki 2 processor maka cukup membutuhkan 1 lisensi windows server 2012 (berlaku juga bagi server yg hanya memiliki 1 processor). Jika server memiliki 4 processor maka membutuhkan 2 lisensi, dan begitu seterusnya setiap kelipatan 2 maka membutuhkan tambahan 1 lisensi.

Lisensi Windows Server 2012 terdiri dari 2 pilihan, yaitu:
  • Windows Server 2012 Standard
  • Windows Server 2012 Datacenter
kedua lisensi itu memiliki fitur yang sama, perbedaannya adalah jumlah VM per Host pada deployment di virtual environment.

- Windows Server 2012 Standard dibatasi per lisensi maksimal 2 VM dalam satu Host.
- Windows Server 2012 Datacenter tidak dibatasi jumlah VM per Host, sehingga jumlah VM per Host adalah unlimited.



Demikian informasi yang bisa disharing mengenai skema lisensi windows server 2008 & 2012 pada virtual environment, semoga bermanfaat dan harap dikoreksi jika ada informasi yang keliru pada artikel ini.

Read more ...
Selasa, 09 September 2014

VMware EVO: RAIL, Hyper-Converged Infrastructure Appliance solution

VMware EVO: RAIL adalah product baru dari VMware berupa Hyper-Converged Infrastructure Appliance sebagai bundling solution untuk Software Define Data Center, yaitu sebuah hardware appliance yang sudah dibundling dengan product software-software berikut ini dari VMware :
  • vSphere Enterprise plus
  • vCenter Server Virtual Appliance
  • VSAN
  • vCenter Log Insight

Adapun untuk hardwarenya, VMware bekerjasama dengan beberapa vendor produsen hardware yang disebut sebagai qualified EVO:RAIL partners yang diumumkan pada VMword 2014 yaitu : Dell, EMC, Fujitsu, Inspur, Net One Systems and SuperMicro. Semuanya software dan hardware pada product EVO: RAIL disertai support dan maintenance selama 3 tahun dari VMware sebagai satu SKU.

Setiap hardware appliance dari semua vendor tersebut sudah distandarisasi memiliki spesifikasi pada masing-masing node dalam EVO RAIL appliance adalah sebagai berikut:

  • Two Intel E5-2620 v2 six-core CPUs
  • 192GB of memory
  • One SLC SATADOM or SAS HDD as the ESXi™ boot device
  • Three SAS 10K RPM 1.2TB HDD for the VMware Virtual SAN™ datastore
  • One 400GB MLC enterprise-grade SSD for read/write cache
  • One Virtual SAN-certified pass-through disk controller
  • Two 10GbE NIC ports (configured for either 10GBase-T or SFP+ connections)
  • One 1GbE IPMI port for remote (out-of-band) management



Dengan VMware EVO RAIL kita dapat membangun suatu infrastruktur virtual berisi 4 node sebagai 4 host untuk ESXi hanya dengan sebuah box hardware berukuran 2U dengan estimasi waktu untuk konfigurasi awal hanya dalam waktu kurang lebih 15 menit, hal itu karena kemudahan dan kesederhanaan proses instalasi dan konfigurasi yang ada pada EVO: RAIL engine, sehingga untuk membangun sebuah infrastruktur untuk virtualisasi dengan 4 host ESXi beserta vCenter dan storage menggunakan VSAN maka user hanya cukup menghidupkan hardwarenya kemudian langsung melakukan konfigurasi dengan mengikuti wizardnya EVO: RAIL engine dan mengisi parameter yang ada pada wizard tersebut (hostname, password, IP range, subnetmask, gateway, VM network, dan lain-lain), sebagaimana dapat dilihat pada video demo berikut ini:


Sebagaimana dilihat pada video demo di atas, bagi yang terbiasa menggunakan vCenter mungkin merasakan bahwa dashboard EVO: RAIL engine terasa relatif lebih sederhana dan user-friendly dibanding vSphere Web client. Meskipun demikian, user tetap bisa menggunakan vSphere Web client untuk mengkonfigurasi lebih detail tentang fitur-fitur di vCenter, karena dashboard EVO: RAIL hanyalah penyederhanaan dari sebagian saja fungsi yang ada pada vCenter.

Tapi tentunya infrastruktur virtual environment yang dapat dibangun dengan EVO: RAIL tidak terbatas hanya empat host saja, karena EVO: RAIL adalah scalable building block, sehingga beberapa appliance EVO: RAIL engine dapat digabung dalam membangun infrastruktur virtual yang lebih besar dengan jumlah host kelipatan 4 setiap satu EVO: RAIL hardware appliance.

Untuk sumber informasi resmi mengenai EVO: RAIL, dapat dilihat pada beberapa link referensi berikut ini:

VMware EVO: RAIL overview
http://www.vmware.com/products/evorail/

VMware EVO: RAIL features
http://www.vmware.com/products/evorail/features.html

VMware EVO: RAIL Datasheet PDF
http://www.vmware.com/files/pdf/products/evo-rail/vmware-evo-rail-datasheet.pdf

Introduction to VMware EVO: RAIL White Paper PDF
http://www.vmware.com/files/pdf/products/evo-rail/vmware-evo-rail-introduction.pdf

VMware EVO: RAIL User guide PDF
http://www.vmware.com/files/pdf/products/evo-rail/vmware-evo-rail-configuration-management-guide.pdf





Read more ...
Senin, 09 Juni 2014

vCendol 6 Juni 2014 - Nonton Bareng Maleficent @XXI Plaza Indonesia

Acara vCendol komunitas VMUG-ID kali ini adalah nonton bareng di bioskop XXI Plaza Indonesia pada hari jum'at 6 Juni 2014, yaitu nonton film berjudul Maleficent. Acara ini dihadiri oleh 19 orang yang berhasil melewati perjuangan macetnya jakarta dari tempatnya masing-masing menuju Plaza Indonesia :P

Acara dimulai sekitar jam 18.30 dengan ngumpul-ngumpul sambil ngobrol dan berfoto-foto bareng sebelum masuk theater 1

Ketika theater 1 sudah dibuka maka kita semua masuk theater 1 sekitar jam 19.15, di dalam theater sudah dibooking 2 baris kursi dengan posisi deretan tengah paling belakang khusus untuk member VMUG-ID peserta acara nonton bareng ini. Tentu aja ngga ketinggalan foto bareng (lagi) di dalam theater setelah film selesai, sebelum keluar.




Film selesai sekitar jam 21 kurang, sebelum vCendol bubar, para peserta ngobrol lagi di luar ruang tunggu XXI sekalian sedikit membahas tentang rencana vCendol berikutnya, termasuk rencana acara buka puasa bersama nanti saat bulan Ramadhan yang tinggal sebentar lagi.



Ketika akan bubar dan saling berpamitan, maka sudah pasti yang dilakukan adalah foto bareng (lagi) :D

Oh iya, ngga lupa komunitas VMUG-ID --khususnya member yang hadir di acara nonton bareng ini-- ngucapin terimakasih banyak kepada Bu Boss Regina (itu tuh orangnya yang kedua dari paling kanan yang pegang tas sambil senyum manis) yang udah berkenan menjadi sponsor tunggal sehingga terselenggaranya acara vCendol ini, dan acara ini juga sekaligus untuk merayakan ulang tahun beliau yang ke ... (tebak sendiri!) :P
Read more ...
Kamis, 13 Maret 2014

Berkenalan dengan Virtual SAN

Di event VMworld 2013, VMware menyampaikan visinya tentang Software Defined Storage yaitu dengan meluncurkan produk yang diberi nama Virtual SAN (VSAN) versi beta untuk public, sejak saat itu respon untuk VSAN sangat banyak (hingga lebih dari 10.000 orang) yang bergabung dalam pengujian versi beta. Pada tanggal 6 Maret 2014 lalu VMware mengadakan event online mengenai VSAN yang sekaligus merupakan launching VSAN.

VSAN adalah software hypervisor-converged storage yang memanfaatkan SSD dan HDD local storage pada server-server Host yang tergabung dalam cluster dan membentuk suatu block-level shared storage dengan performa tinggi di dalam layer hypervisor pada cluster tersebut. VSAN di embed dalam kernel vSphere sehingga memungkinkan penggunaan yang terintegrasi dengan vSphere untuk best performance. Dengan adanya VSAN maka pertimbangan untuk pembelian infrastruktur storage pada environment vSphere tidak lagi hanya tertuju pada perangkat hardware storage appliance, tapi juga bisa dengan pilihan lain yaitu penggunaan local storage pada server host vSphere existing berupa SSD dan HDD untuk digunakan sebagai VSAN. Berikut ini ilustrasi arsitektur VSAN:


VSAN adalah terobosan baru yang cukup significant dalam bidang Software Defined Storage, dan selayaknya para pengguna vSphere mempelajari tentang VSAN sebagai solusi alternatif shared storage selain dengan penggunaan external shared storage.

Berikut ini point-point yang menarik yang akan didapat dengan implementasi VSAN:
  • Linear scalability for performance and capacity when adding new nodes
  • vSphere 5.5 Update 1 - VSAN GA in v 1.0
  • 2 Million IOPS - on 32 node cluster
  • 32 hosts - The maximum cluster size for v 1.0 of VSAN
  • VSAN maximum scalability  4.4 PB (35 disks x 32 hosts)
  • VSAN 1.0 supports 3200 Virtual Machines (but only 2048 can be protected by HA due to HA restrictions – datastore limit per cluster. If you have more VMs above that number then you’ll have to create another datastore)
  • VSAN 1.0 supports VMware Horizon View  
  • VSAN 1.0 supports vSphere Replication (VR)
  • VSAN 1.0 supports vSphere Data Protection (VDP)
  • VSAN Nodes will be announced from HP, IBM, Dell, Fujitsu and Cisco - certified for VSAN. Shall be announced with GA next week as well. VSAN nodes are certified servers which can run VSAN without any hardware modifications. You can also adapt your existing hardware which is on the HCL, by checking the HCL for VSAN components (SSDs, HBA, HDDs …) and add those components into your servers.

Untuk mempelajari tentang VSAN lebih dalam dan lebih rinci, materi-materi berikut ini munkin dapat bermanfaat:

White Papers (PDF file)

Video











Read more ...

Diskusi tentang Multiple Extents

Bagi administrator vSphere pasti umumnya sudah cukup familiar dengan istilah extend VMFS volume, yaitu menambah/memperbesar kapasitas volume VMFS pada suatu datastore. 

Terkait dengan VMFS, tulisan ini merupakan hasil diskusi pada group WhatsApp komunitas VMUG ID mengenai pembahasan menggunakan extents pada VMFS volume, yaitu pada tanggal 12 Maret 2014 berawal dari adanya yang menanyakan pendapat rekan-rekan VMUG ID mengenai gambar berikut ini :


Sebagaimana nampak pada gambar diatas, itu adalah sebuah tampilan Volume Properties VMFS yang di extend dengan 5 LUN. Maka terjadilah diskusi mengenai hal itu, berikut ini komentar dari opini rekan-rekan VMUG ID sebagai jawaban dari pertanyaan "Kira-kira apa kelemahannya ya?", diantaranya:
- "Biasanya multiple extent dihindari krn khawatir kalau LUNnya lepas corrupt, susah restore dll" (komentar Bayu Wibowo - VMware Indonesia)
- "Saya gak pake extent, takuuttt. Ada db besar, file dbnya yg dipisah" (komentar Rachmat Adriyanto - Asuransi Astra Buana"
- "Not recommended pak, Kalau LUN pertama failed, data akan hilang semua. Pointer ke extent LUN disimpan di LUN pertama. Apalagi campur array begitu. Performancenya sulit dipredict" (komentar Shiraz Erosagon - VMware Indonesia)
- "jarang kita extend pak novi, alasannya spt yg bro eros sampaikan" (komentar Muhammad Faisal - VMware Indonesia)

Pada diskusi tersebut juga di share beberapa artikel terkait permasalahan penggunaan extents:

Kesimpulannya, penggunaan multiple extent dengan beberapa LUN tidaklah direkomendasikan dengan alasan: LUN-LUN satu dengan yang lain yang digunakan sebagai extents akan saling tergantung sehingga menjadi riskan/beresiko karena jika salah satu LUN pada extents bermasalah atau koneksinya lepas / offline (apalagi jika yang bermasalah adalah LUN yang pertama), maka data VM yang ada pada datastore tersebut akan corrupt jika sebagian (atau semua) datanya ada di LUN yang bermasalah itu. Ini sudah cukup menjadi alasan kuat untuk menghindari penggunaan extents, ditambah lagi jika beberapa LUN yang di jadikan extent diambil dari storage array yang berlainan, hal itu dikhawatirkan akan mempengaruhi performance.

Mungkin ada pertanyaan, jika demikian, lalu kapan atau dalam kondisi bagaimana yang bisa dijadikan alasan tepat untuk penggunaan extents ? jawabnya adalah jika ada satu atau beberapa VM yang tidak bisa power-on karena freespace datastore habis yang mungkin disebabkan adanya banyak snapshot. Dalam kondisi seperti itu maka penggunaan extent dapat menjadi solusi sementara sekedar agar VM yang gagal power-on dapat normal kembali, tapi setelah itu harus di buat datastore baru dari sebuah LUN dengan kapasitas yang lebih besar lalu pindahkan isi datastore (misalkan dengan menggunaakn vStorageMotion) yang telah diextend ke datastore baru yang kapasitasnya lebih besar.

Best-Practise pembuatan VMFS adalah dengan satu LUN yang besar sesuai yang dibutuhkan dengan telah mempertimbangkan pertumbuhan usagenya. Jika suatu saat datastore existing sudah tidak mencukupi dan butuh yang lebih besar, maka buatlah datastore baru dengan sebuah LUN baru berkapasitas lebih besar, kemudian pindahkan VM dari datastore yang sudah penuh ke datastore baru yang lebih besar. Cara itu lebih direkomendasikan daripada menggunakan extents pada pada datastore yang sudah penuh.



Read more ...
Selasa, 11 Maret 2014

Kebijakan Baru dari VMware tentang sertifikasi

Sertifikasi VMware merupakan sertifikasi yang cukup bergengsi dalam dunia IT, sehingga bagi anda yang berprofesi dalam dunia IT khususnya yang berkecimpung dalam bidang virtualisasi tentunya akan memiliki nilai lebih jika memiliki sertifikasi VMware yang merupakan market leader dalam bidang virtualisasi. 

Terkait dengan sertifikasi, pada tanggal 10 Maret 2014 VMware memberlakukan kebijakan baru mengenai validitas masa berlaku sertifikat VCP. Kebijakan tersebut memberikan tiga pilihan kepada pemilik sertifikat VCP (track apapun) sebagai berikut:
Read more ...
Sabtu, 08 Maret 2014

Oleh-oleh dari Mas Inu untuk VMUG ID

Jum'at 7 Maret 2013, saya (Naufal) bertemu dengan mas Inu Wikantiyoso (System Engineer VMware Indonesia) setelah janjian utuk ketemuan karena mas Inu mau menitipkan sesuatu melalui saya untuk komunitas VMUG ID.

Pada kesempatan itu mas Inu menitipkan ke saya 10 buah buku untuk diberikan kepada anggota VMUG ID yang berminat dan berencana mengambil sertifikasi VCAP5, buku tersebut berjudul VCAP5-DCA Study Guide dari Pure Storage yang didapat pada VMworld 2013.

Terimakasih mas Inu ! :D

Penyerahan buku secara symbolic dari mas Inu untuk VMUG ID

10 buku VCAP5-DCA hadiah dari mas Inu untuk VMUG ID (Terimakasih Mas Inu!)

Read more ...
Sabtu, 14 Desember 2013

vCendol Akhir Tahun 2013 di Rembulan Resto, Plaza Senayan

Akhir tahun 2013, VMUG ID menyempatkan untuk mengadakan vCendol tepatnya pada tanggal 13 Desember 2013 bertempat Rembulan Resto yang berlokasi di Plaza Senayan, Jakarta Selatan. Acara tersebut disponsori oleh IndonesianCloud. 

Read more ...
Rabu, 13 November 2013

Kopdar VMUG-ID di acara VMware Solutions Symposium


Pada tanggal 31 Oktober 2013 lalu, VMware mengadakan sebuah event yang cukup bergengsi yang diberi nama VMware Solutions Symposium 2013. Event ini didukung dan diisi oleh cukup banyak vendor product IT, hal itu tentu menjadi daya tarik bagi para praktisi VMware untuk datang ke acara tersebut selain dari alasan untuk update informasi yang disampaikan oleh VMware pada acara tersebut. Synopsis sesi yang ada pada acara tersebut dapat dilihat di halaman ini, dan jadwal serta materi presentasinya dapat di download di halaman ini. Berikut ini sebagian gambar suasana acara tersebut yang dikunjungi cukup banyak peserta.
Read more ...
Sabtu, 20 Juli 2013

Reportase Acara Buka Puasa Bersama VMUG Indonesia di Kantor Avnet 19 Juli 2013

Memasuki bulan Ramadhan, komunitas VMUG Indonesia mengadakan acara buka puasa bersama yang bertempat di kantor Avnet, Wisma BSG Lt.6 Jl.Abdul Muis Jakarta Pusat pada hari Jum'at tanggal 19 Juli 2013.
Sebagaimana dicantumkan pada banner disamping ini, acara dijadwalkan dimulai pada jam 5 sore sampai jam 8 malam, beberapa peserta telah hadir di lokasi saat jam 5 sore, meskipun sebagian lainnya baru tiba di lokasi mendekati maghrib karena harus berjuang melewati kemacetan menuju kantor Avnet.
Seperti biasa sebelum acara dimulai, diisi dengan networking chit-chat antar peserta (pesertanya 4L=Loe Lagi Loe Lagi :D). Ketika masuk waktu berbuka, hidangan telah tersedia dengan beberapa pilihan untuk memulai buka puasa, diantaranya teh manis dan es campur, disamping menu lainnya yang bervariasi.
Setelah shalat maghrib dan menyantap hidangan utama, acarapun di mulai dengan sesi pertama diisi oleh Pak Sutikno dari IBM Storage yang membahas technical overview mengenai salah satu produk terbaru IBM yaitu FlashSystem yang di claim sebagai The Fastest Storage in The World. Kemudian dilanjutkan dengan technical overview mengenai IBM PureSystems oleh Pak Charles dari Avnet. Sesi terakhir adalah sedikit diskusi mengenai komunitas VMUG Indonesia sekaligus pendaftaran on the spot bagi peserta yang belum register ke website VMUG global.
Read more ...